Sabtu, 06 Desember 2014

Ciri-Ciri Nyeri Dada Karena Penyakit Jantung

Nyeri dada tidak selalu akibat dari kelainan jantung, tetapi meskipun demikian keluhan nyeri dada perlu di tindak lanjuti dengan melakukan pemeriksaan untuk penanganan yang harus di lakukan selanjutny. Ciri-ciri nyeri dada karena jantung emmiliki karakterisitik tersendiri, yang dalam beberpa kasus memang muncul gejala seperti nyeri dada biasa. Berikut ini beberapa keluhan nyeri dada yang memasuki kategori dari kelainan jantung.

Ciri nyeri dada yang disebabkan jantung:

Nyeri dada yang diakibatkan oleh jantung dapat menjalar melalui saraf hingga ke bahu, lengan kiri, tembus ke punggung, dan leher. Tempat-tempat tersebut khas untuk penjalaran nyeri dari jantung.

Nyeri dada yang diakibatkan oleh jantung memberikan sensasi tertindih benda berat, tertekan, sesak berat, dan rasa terbakar. Namun, beberapa dari mereka juga dapat mengalami rasa nyeri seperti ditusuk-tusuk.

Nyeri dada yang diakibat jantung juga terjadi pada saat kerja jantung kita meningkat, misalnya seperti saat beraktivitas, emosi atau stres. Nyeri dada akan berkurang dengan istirahat dan menenangkan diri.

Secara umum, sensasi nyeri dada pada penderita penyakit jantung berasal dari adanya sumbatan pada pembuluh darah koroner atau penyempitan yakni pembuluh darah pada permukaan jantung yang mengantarkan sari-sari makanan ke otot jantung agar bisa memompa darah ke jantung. Karena masalah tersebutlah akan timbul beberapa gejala nyeri dada seperti di atas.

Penyempitan yang terjadi pada pembuluh darah jantung diakibatkan oleh timbunan atau tumpukan lemak. Berasal dari makanan yang setiap hari kit akonsumsi, penyempitan tersebut juga dapat memicu kondisi pembekuan darah, perkapuran, penimbunan jaringan ikat yang mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan menimbulkan banyak akibat seperti nyeri dada (Angina) dan serangan jantung.

Produk untuk pengobatan nyeri dada: klik  http://obatnyeridadaalami.blogspot.com/

0 komentar:

Posting Komentar